Showing posts with label tips memillih baby carrier. jenis baby carrier. Show all posts
Showing posts with label tips memillih baby carrier. jenis baby carrier. Show all posts

Thursday, January 29, 2015

Mengenal Jenis-jenis Gendongan dan Plus Minus-nya


www.blisstree.com
Babywearing is the practice of wearing or carrying a baby in a sling or in another form of carrier. (wikipedia)
Hal yang paling disenangi bayi pastinya adalah digendong. Ya, terutama oleh ibunya. Namun jika si bayi menangis dan minta digendong hampir sepanjang hari, tentunya Moms bingung karena tidak dapat melakukan hal lain. Oleh sebab itu, konsep babywearing mulai berkembang hingga muncul berbagai tipe gendongan. 
Berikut ini berbagai tipe gendongan atau yang lebih dikenal dengan Baby Carrier, yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. 
Disini akan dibahas model utama dan yang umum digunakan saja ya Moms, sebenarnya masih ada lagi beberapa jenis gendongan, akan ditambahkan kemudian ya..

SELENDANG / KAIN JARIK. Cocok untuk menggendong bayi sejak ia lahir hingga usia 2 tahun. Paling nyaman untuk digunakan di rumah, namun tak apa juga sesekali dipakai saat bepergian. Selendang atau kain gendong batik sudah lama menjadi favorit para ibu –walaupun kainnya tergolong tipis namun kuat dan terasa sejuk ketika dikenakan. Kini selendang gendong tampil dalam beragam motif, bisa Moms sesuaikan motifnya dengan busana. 

Plus

  • Mudah dikenakan, hanya membentuk simpul di pundak.
  • Berupa kain tipis ringkas sehingga mudah masuk dalam tas untuk dibawa bepergian.
  • Mudah dibersihkan dan perawatannya tidak sulit, cukup cuci dengan mesin cuci, beres!
Minus
  • Beban hanya tertumpu pada satu pundak, sehingga Anda cepat lelah dan satu sisi pundak terasa sangat pegal akibat beban tidak menyebar merata.
  • Bila belum terbiasa menyimpulnya, gendongan bisa jadi tidak kencang, mudah terlepas. Posisi bayi terlalu ke bawah, atau justru terlalu tinggi, membuat bayi tidak nyaman dan akhirnya rewel. 
 ***
RING SLING. Model ini sedikit banyak mirip dengan model gendongan selempang.  Model Ring Sling merupakan kain selendang yang terdapat 2 buah lingkaran (ring) dari bahan plastik atau besi yang menempel di salah satu ujungnya. Kedua lingkaran itu menggantikan fungsi simpul untuk mengikat gendongan seperti yang biasa digunakan pada gendongan kain jarik. Cocok untuk menggendong bayi sejak baru lahir hingga usia 3 tahun atau berat maksimal 18 kg.

Plus
  • Ringkas, praktis dan bisa sekaligus berguna sebagai apron yang menutupi tubuh saat menyusui.
  • Ring Sling dilengkapi dengan bantalan padding di posisi bahu atau di sepanjang gendongan.
  • Panjang-pendek sling bisa disesuai dengan postur tubuh pemakainya.
  • Mudah digunakan bagi yang tidak pandai membuat simpul pada kain jarik
Minus
  • Beban yang tidak ditanggung merata oleh tubuh,seperti halnya kain jarik
  • Dengan adanya ring, tidak nyaman bila ingin menggendong belakang. Dan jika settingan tidak pas, dan ring jatuh tepat di pundak, terkadang terasa sakit.
 ***
BABY WRAP. Model gendongan ini mirip dengan model gendongan kain jarik konvensional. Perbedaannya adalah kain yang digunakan baby wrap memilki bahan yang lebih elastis. Gendongan ini cocok untuk bayi usia di bawah 1 tahun dan belum memiliki bobot tubuh yang berat. Tidak pas untuk usia di atas setahun karena model ini kurang mendukung untuk menahan berat yang berlebih dibandingkan gendongan bayi model carriers.

Plus 
  • Cukup fleksibel karena bisa menciptakan beberapa cara menggendong. Bisa menggendong model samping yang bertumpu pada satu bahu, model depan yang digantung di kedua bahu, atau pun model gendong samping di pinggul. Jenis ini cocok untuk ibu yang masih menyusui. 
  • Bahan gendongan cukup nyaman, dijamin di kecil akan mudah tertidur. 

Minus
  • Menggunakan model gendongan ini agak sedikit ribet karena harus belajar sebentar untuk menggunakannya. 
  • Karena hanya berbentuk kain panjang , menggunakan gendongan jenis ini memang kurang simple untuk digunakan dan dilepaskan. 
 
pic: www.babygearlab.com

 ***
Soft Structure Carrier / SSC. Model gendongan bayi ini cukup favorit beberapa tahun terakhir. Pada model ini bayi akan ditopang di depan/ belakang dengan posisi seperti duduk. Bayi bisa menghadap ke depan atau pun menghadap ke dalam berhadapan dengan menggendongnya. Cocok untuk menggendong bayi dengan berat mulai dari 4,5 kg sampai 11 kg. Bahannya lembut dan tali gendongan bisa disesuaikan dengan postur tubuh.  Gendongan ini tidak cocok untuk bayi yang baru lahir karena posisinya kurang pas. Moms bisa memilih model gendongan ini ketika si kecil sudah berusia 5-6 bulan atau saat leher bayi sudah mulai kuat.

Plus

  • Terasa lebih ringan, karena terdapat dua tali pada bahu untuk menahan beban dan adanya ikatan di pinggang membawa beban turun di bagian panggul, tidak hanya di pundak.
  • Hands free. Tangan Moms bisa bergerak leluasa sambil mengerjakan hal lain.
  • Gendongan ini cukup nyaman karena si kecil akan terdekap dengan erat dengan ibunya.
  • Bila si kecil memiliki bobot yang cukup berat, gendongan ini bisa digunakan di punggung dan bisa memudahkan beraktivitas.
  • Cocok untuk travelling
Minus
  • Jika kotor, membersihkannya tidak semudah gendongan model kain yang tinggal dicuci seperti biasa.
  • Harganya lebih mahal dibanding gendongan lainnya.
 
pic : www.thecatsite.com

Nah, tipe gendongan mana yang menjadi pilihan Moms? 

Sumber: 
ayahbunda.com, family.fimela.com
dengan beberapa perubahan
 

Wednesday, January 28, 2015

6 Tips Memilih Baby Carrier / Gendongan Bayi


pic : wm13.walmart.com
Jaman dahulu mungkin orang hanya mengenal gendongan kain model jarik yang masih ada sampai sekarang. Namun kini, berbagai jenis gendongan telah beredar di pasaran dengan berbagai variasi model dan harga. Mana yang paling baik untuk si kecil? Tentunya banyak pertimbangan sesuai kebutuhan. Yang pasti, hal-hal berikut perlu menjadi pertimbangan dalam memilih gendongan :

1. Aman

  • Mampu menahan dan menyangga tubuh bayi dengan sempurna.
  • Sesuaikan dengan berat tubuh bayi. Setiap gendongan memiliki kapasitas yang berbeda. Jika tidak sesuai dapatmembahayakan misalnya kain sobek atau tali putus.
  • Jahitan harus kuat dari sisi luar dan dalam.
2. Nyaman
  • Memiliki sirkulasi udara yang baik untuk bayi.
  • Perhatikan bahan yang digunakan apakah panas untuk si bayi dan pemakai.
  • Empuk sehingga bayi merasa nyaman dan betah didalamnya, juga untuk yang menggendong (terutama bagian padding bahu)
  • Bayi dapat menggerakan tangan kakinya dengan mudah dan tidak terganggu
3. Praktis
  • Mudah dipakai / dipasang. Apalagi jika si kecil sedang rewel sementara sulit dan membutuhkan waktu lama untuk memasang gendongan, tentu saja membuatnya semakin rewel.
  • Mudah memasukkan dan mengeluarkan bayi dari gendongan.
4. Sesuaikan dengan usia bayi
  • Bayi usia 0-3 bulan tidak disarankan menggunakan gendongan model duduk karena lehernya belum bisa menopang beban kepalanya. Paling baik untuk usia ini adalah gendongan model tiduran.
  • Beberapa jenis gendongan juga ada yang bisa memposisikan bayi hadap depan/ gendong punggung. Baca dengan jelas usia /berat badan yang disarankan untuk tiap posisi.
5. Sesuaikan dengan Keperluan

Untuk apa dan dimana gendongan tersebut diperlukan? 
  • Misalnya jika masih ASI, carilah gendongan yang memungkinkan bayi bisamenyusu dari dalam gendongan.
  • Jika gendongan sering digunakan di rumah sambil mengerjakan pekerjaan rumah, carilah gendongan yang nyaman dan beratnya didistribusikan secara merata ke tubuh penggendong sehingga tidak cepat pegal.
  • Jika sering keluar rumah, carilah yang ringan dan praktis dibawa bepergian, juga gendongan yang memiliki kantong2 atau pengait tas akan menjadi nilai tambah.
6. Pemeliharaan
  • Apakah bahan gendongan mudah dibersihkan atau dicuci jika kotor? Pemilihan warna juga sebaiknya mempertimbangkan hal ini.
Namun satu hal yang pasti, alangkah baiknya mencoba dahulu sebelum membeli gendongan. Apakah cocok dengan postur tubuh kita dan pas digunakan. Umumnya gendongan buatan negara Barat yang dijual di pasaran ukurannya menyesuaikan postur tubuh mereka, kadangkala ada beberapa gendongan yang jika kita kenakan membuat si kecil seolah2 kelelep saat berada di dalam, ataupun terlalu besar di tubuh kita yang menggendong. 


dari berbagai sumber, edited by Bayi365