Showing posts with label artikel bayi. Show all posts
Showing posts with label artikel bayi. Show all posts

Friday, January 2, 2015

Perkembangan Bayi 12 Bulan

Sumber : popsugar.com
Happy 1st Birthday, Baby!!

Wah tentunya Mom & Dad merasa bangga, bahagia, haru, semua bercampur jadi satu. Tidak terasa 1 tahun telah dilalui bersama si kecil. Dan sekarang dia sudah merayakan ulang tahun pertamanya !

Apa saja yang umumnya sudah dapat ia lakukan di usianya yang menginjak 1 tahun?
  • Bayi sudah dapat berjalan beberapa langkah tanpa bantuan meski sesekali limbung karena  buru-buru. Begitu bersemangatnya, sesekali bayi  berlari ke berbagai arah dengan cepat, terutama saat melihat sesuatu yang menarik perhatiannya.
  • Saat disodorkan wadah berisi beberapa balok plastik warna-warni, bayilangsung meraih dan mengguncangnya berulang kali. Tapi ia tak berhasil membuat balok-balok itu keluar dari wadahnya. Kemudian, dia meraih satu per satu balok di dalam wadah dan mengeluarkannya hingga wadah kosong. Lalu ia memasukkannya kembali ke dalam wadah, yang  dilakukannya berulang kali. Tak lama, bayi mulai menyodorkan balok kepada orang-orang di dekatnya dan ketika akan diambil, ia menarik kembali tangannya.
  • Perhatiannya teralih saat melihat  kubus plastik warna-warni yang berukuran besar. Kubus pertama diraihnya kemudian diletakkan di hadapannya, kemudian diambil dan ditumpuk di atas kubus pertama. Belum puas, diambilnya kubus ke tiga dan saat akan menumpuk di atas dua kubus sebelumnya  ia tampak ragu. Saat diletakkan, susunan kubus roboh.
  • Aktivitas lain yang juga kerap dilakukan bayi adalah mencoret menggunakan krayon yang dipegang dengan cara menggenggam. Ia dapat  mengucapkan kata lain selain “mama” yaitu “susu” dan  suka meniru gerak-gerik serta ucapan orang-orang di sekitarnya, terutama sang kakak


Apa yang dilakukan bayi.  Di usia ini ia akan menyodorkan benda  kepada orang yang ada di dekatnya. Bukan untuk memberikan tapi hanya memperlihatkan benda itu. Perilaku ini berkaitan dengan perkembangan sosial dan emosi  yang kian meningkat. Kesadaran akan lingkungan sekitar semakin bertambah. Ini pertanda baik, karena ia dapat mengenali orang yang baru dijumpai. 

Koordinasi tangan dan mata. Kemampuan menumpuk dua benda tanpa merobohkan serta mengeluarkan dan memasukkan benda ke dalam wadah terjadi karena keterampilan  memegang benda makin meningkat  dan koordinasi tangan dengan mata  kian sempurna. Kemampuan sosial bayi berkembang dengan baik saat ia mulai meniru perilaku dan perkataan orang-orang di sekitarnya. Kemampuan motorik kasar bayi berkembang dengan baik yaitu dapat berjalan beberapa langkah dan sesekali berlari.
 
Stimulasi kemampuan bicara dan bahasa  anak dengan aktivitas ini:

  • Buat suara dari kaleng yang dipukul.  Ajak anak membuat suara dari barang yang dipilihnya misal memukul-mukul sendok ke kaleng, menggoyang-goyang kerincingan atau memukul-mukul sendok kayu, untuk menciptakan ‘musik’.
  • Ketika Anda memakaikan baju, tunjuk dan sebutkan nama bagian tubuh anak. Usahakan agar anak mau menyebutkan kembali.
  • Bila anak meminta sesuatu  hanya dengan menyebut  satu kata saja misalnya “susu”, maka ajari anak agar ia bisa mengatakan, “mau susu”. Puji anak bila sudah mau menirukan merangkai kata-kata.


Sumber : Ayahbunda.co.id

Perkembangan Bayi Usia 0-12 Bulan (Part III : 8-11 Bulan)

Sumber : patternbaby.net

Usia 8 Bulan

Pada usia ini, si kecil sudah pandai meniru suara Bunda dan mulai mengerti nada bicara Bunda. Dia mungkin akan menangis jika Bunda marah. Perkembangan motorik yang terjadi pada usia ini ditandai oleh si kecil yang dapat melepas sesuatu dengan sengaja dan dapat memungut benda yang lebih kecil. Si kecil juga dapat mengingat kejadian yang baru terjadi. Dan secara emosional ia akan menangis karena tidak sabar. Secara motorik, bayi Bunda sudah mulai bisa duduk dengan tegak dan bahkan sebagian lagi sudah mulai merangkak dan mulai mengeksplorasi lantai rumah. Mereka akan mencoba mengenali tekstur-tekstur lantai yang berlainan sebagai area merangkak mereka.


Usia 9 Bulan

Bayi seusia ini sangat senang mengacak-ngacak untuk mencari mainan dan mengeksplorasinya. Saat giginya mulai tumbuh ia mulai suka menggigit mainan yang keras. Si kecil juga sudah dapat menikmati segala jenis musik, mulai dari krincingan buatan sendiri hingga nyanyian sang ibu. Biasanya pada usia ini, bayi juga suka menggigit segala sesuatu karena mulai tumbuh gigi dan merasa gatal pada gusinya. Dan pada masa ini bayi Anda mulai susah tidur. Disamping karena keasyikan bereksplorasi dengan hal-hal yang dianggapnya baru, bisa juga karena masa pertumbuhan gigi yang membuatnya merasa kurang nyaman


Usia 10 Bulan

Dalam mengembangkan kemampuan menggenggam, mainan menjadi sangat penting untuk menstimulasi otak si kecil. Permainan fisik seperti mengelitik membuat si kecil ketagihan dan berteriak kegirangan. Beberapa bayi mampu melangkah untuk pertama kalinya sebelum berusia satu tahun, tapi banyak juga yang baru mulai berjalan lama sesudahnya. Seperti halnya putra pertama-ku yang sudah mulai belajar berjalan di usia 10 bulan, walaupun masih merambat di dinding atau sofa untuk menyangga dirinya.


Usia 11 Bulan

Pada masa ini si kecil mulai memperhalus gerakan tangannya. Ia akan mulai menunjuk dan tidak lagi meraup dengan seluruh tangannya, tetapi akan menggunakan jempol dan telunjuknya untuk menjepit. Si kecil sangat suka mendorong mainannya begitu ia bisa merangkak, ia juga akan mulai berputar dan menoleh saat ibunya memanggil namanya. Untuk bayi yang sudah mulai bisa berjalan, tentunya masa ini bagi mereka adalah masa latihan berlari dan terjatuh sempoyongan karena kaki mereka masih belum sempurna menyangga tubuh dengan posisi berdiri.

Perkembangan Bayi Usia 0-12 bulan (Part II : 4-7 bulan)

sumber : babyyourbaby.org

Usia 4 Bulan

Bayi usia ini sudah mulai mencoba berkomunikasi dengan lingkungannya. Kadang dia akan terlihat mengajak bicara orangtuanya. Dia juga mulai mengenali kaki sebagai bagian tubuhnya dan akan mengangkat dan menghisap jempol kakinya untuk bermain-main sendiri. Kadangkala dia juga akan memperhatikan tangannya yang bisa bergerak-gerak.
Dia sudah mulai bereksplorasi dengan barang-barang disekelilingnya dan mencoba mengenalnya dengan cara memasukkannya ke dalam mulut. Bayi usia ini waktu tidur siangnya sudah mulai berkurang dan akan tidur lebih lama di malam hari.

Usia 5 Bulan

Bulan kelima ini si kecil akan mulai menghabiskan botolnya dengan cepat sekali jika ia sedang lapar. Secara sosial si buah hati peduli dengan sekelilingnya dan mulai lebih berinteraksi dengan cara mengeluarkan suara dan tawanya.
Si kecil akan tertarik melihat benda kecil dan mencoba meraihnya. Ia juga merespons permainan seperti cilukba dengan kegirangan. Perkembangan fisik yang terjadi pada bulan kelima yaitu si kecil dapat mengangkat kepala sejajar badannya saat memegang tangannya dan menariknya ke posisi duduk.

Usia 6 Bulan

Bayi usia ini mulai menginisiasi interaksi sosial. Ia akan melambaikan tangannya untuk minta digendong dan tersenyum jika melihat Ibunya. Masa ini adalah masa serba pertama bagi buah hati. Ia sudah mampu duduk tanpa dibantu, merangkak, bahkan mungkin berdiri dengan berpegangan.
Saat si mungil dibaringkan telentang, ia akan mulai mengangkat kepala dan bahunya. Saat dibaringkan tengkurap, ia akan menarik lututnya ke atas, atau menggunakan tangannya untuk mengangkat badan atasnya.

Usia 7 Bulan

Saat ini si mungil sudah mulai merasakan enaknya makanan padat karena sudah memperlihatkan gigi pertamanya. Ia juga sudah bisa memegang dua benda sekaligus. Emosi secara keseluruhan juga akan muncul, menjadi sangat lengket dengan sang ibu dan akan menangis jika ia tidak menemukan Ibunya di sampingnya.
Pada bulan ketujuh ini buah hati akan mengulang suku kata konsonan seperti ‘bababa’ dan meniup dengan mulut mencibir. Senang pada situasi sosial dengan ditandai melonjak-lonjak kegirangan bila tahu saatnya untuk bermain.
Karena pada masa usia ini si kecil sudah lebih aktif bergerak, mungkin saja si kecil sering terbentur tanpa sengaja. Untuk itu orangtua patut waspada jika anak sering terbentur.

Perkembangan Bayi Usia 0-12 Bulan (Part I : 0-3 Bulan)

courtesy : amaimages.com
Usia 0 Bulan
Bayi yang baru lahir cuma bisa menangis karena ini merupakan respon dan bahasa alami yang bisa dia lakukan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. Saat ini bayi Anda masih tampak keriput dan jelek. Pada wajah, mata serta bibirnya kemungkinan agak bengkak terutama pada kelahiran normal, hal ini wajar karena dia baru saja melewati proses persalinan melalui jalan yang sempit. Hal ini tentunya agak berbeda dengan bayi yang dilahirkan secara cesar. Untuk keriput kulit ini terjadi karena dia lama berendam di dalam air ketuban dan daging serta lemak di bawah lapisan kulitnya masih belum terisi.Untuk kemampuan refleks yang bisa dia lakukan untuk saat ini adalah mengisap, menggenggam, dan mencari puting. Ini merupakan refleks ‘primitif’ yang dimiliki oleh setiap bayi untuk kemampuan mempertahankan hidup. Makanya biasanya setelah bayi lahir, dia biasanya di posisikan tengkurap di atas dada Ibu untuk berusaha mencari puting dan menghisap ASI sebagai nutrisi awal mereka.

Usia 1 Bulan

Pada usia ini biasanya bayi lebih banyak tidur. Masa ini bayi masih belum bisa membedakan siang dan malam, sehingga dia bisa saja tidur seharian di siang hari sedangkan di malam hari dia akan sering terbangun. Pigmen mata mereka masih belum berkembang secara sempurna. Sehingga warna mereka akan berubah pada mingu-minggu mendatang. Bayi akan menangis sebagai ungkapan rasa lapar mereka. Dia pun punya refleks menggenggam jemari Ibu.

Usia 2 Bulan

Penglihatan si kecil sudah mulai berkembang dan bisa melihat lebih jauh saat ini. Dia mulai mencoba meraih benda yang ada di sekitarnya. Oleh karena itu biasanya kita memberi mainan stimulasi berupa mainan yang digantungkan di atas box bayi mereka untuk mereka coba raih. Dan mereka juga mulai suka menghisap jempol dan bermain mengenal tangannya sendiri. Dia juga suka memasukkan barang-barang ke dalam mulutnya sebagai tahap pengenalan.

Usia 3 Bulan

Pada usia ini, si kecil sudah bisa menengarai suara Ibunya. Dia juga sudah bisa mulai menggenggam mainan. Pada usia ini pula bayi sudah lebih kuat menyangga kepalanya dan berusaha untuk berguling ke kanan dan ke kiri.

Sumber : theasianparent.com

BACA JUGA : Perkembangan Bayi Usia 4-7 Bulan